Senin, 11-03-2019 07:58 AM

Wanita TNI Satgas MPU Konga XXV-K/UNIFIL melatih bela diri para Wanita Lebanon.

Penpuspomad
JAKARTA. Wanita TNI Satgas MPU Konga XXV-K/UNIFIL mendapatkan kehormatan melatih bela diri para Wanita Lebanon. Hal tersebut disampaikan Komandan Satgas MPU Konga XXV-K/UNIFIL Letkol Cpm Sony Yusdarmoko dalam rilis tertulisnya, Lebanon, Sabtu (9/3/2019). Diungkapkan Dansatgas, sebagai Sector East Military Police Unit (SEMPU) yang bergerak dalam bidang penegakan hukum untuk menunjang tugas pokok UNIFIL, juga mendapatkan kepercayaan untuk mengajarkan bela diri kepada elemen pengamanan Lebanon khususnya personel wanita. "SEMPU merupakan satuan jajaran Sektor Timur UNIFIL yang berperan aktif dalam melaksanakan tugas-tugas terkait penegakan hukum di daerah operasi," ujar Sony "Pada tanggal 4 sampai 8 Februari, SEMPU mendapatkan kehormatan untuk melatih personel wanita badan-badan atau elemen keamanan Lebanon yaitu Internal Security Forces (ISF) dan State Security (SS),"tambahnya.

Dikarenakan kesiapan sarana latihan, lanjut Sony, kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung olah raga/Gym Makosektor Timur UNP 7-2. "Ini merupakan program latihan untuk meningkatkan kapasitas badan-badan keamanan Lebanon, agar dapat membantu menciptakan rasa aman dan kondusifitas wilayah, khususnya di Lebanon Selatan," tegasnya.

Menurut Sony, dikarenakan yang dilatih adalah para wanita dari ISF dan SS maka dirinya pun mengirimkan para pelatih yang didominasi para Srikandi TNI atau WAN TNI. " Peserta dari wanita ISF dan SS berjumlah 20 orang, sedangkan pelatih dari SEMPU, empat orang Wanita TNI yaitu Serka (K) Maslina, Sertu (K) Nidya, Sertu (K) Maria, Sertu (K) Dhita Naibaho dibantu Serka Hendri dan Sertu Andan," terang Sony. "Sebenarnya anggota kita (Wan TNI) semuanya menguasai bela diri, baik beladiri militer maupun beladiri umum lainnya. Namun dengan pertimbangan tugas operasional, kita kirimkan 4 empat orang tadi," tambahnya.

Lebih lanjut Sony menjelaskan bahwa materi yang diberikan merupakan teknik-teknik bela diri praktis yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas-tugas penegakan hukum. 
Diantaranya adalah teknik menghadapi pelanggar yang menggunakan tangan kosong.
 
145

© 2019 PUSPOM TNI-AD